Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, Maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah Lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.

QS. Al-Maidah Ayat 54


Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Februari 2013

Doa di Kala Hujan Turun ~Syukurilah Hujan~

Bismillahirrahmanirrahim

Saat ini rata-rata sebagian wilayah bumi sedang merasakan musim hujan. Hujan adalah rezeki dari Sang Maha Pemberi, Sang Pemberi Rahmat, Allah subhanahu wata'ala. Sungguh menyenangkan di saat hujan, saat sedang panas jika hujan langsung terasa sejuk. Saat sedang kemarau dan kekeringan air pun menjadi berlimpah ruah. Rezeki yang tiada bandingannya. 



Disunnahkan bagi kita Muslim untuk membaca doa turun hujan. Berikut lafadznya, Allahumma shayyiban nafi'an. Kalimat pendek itu merupakan doa rasa syukur, selain mudah dihapal juga merupakan bentuk kesyukuran kita kepada Sang Pengatur dan Penurun Hujan. 

اللَّهُمَّ صَيِّباً ناَفِعاً
“Allahumma shoyyiban naafi’aa [Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat].“

Walaupun terkadang manusia masih sering mengeluh dan mengeluh atau terkadang memaki bahwa hujan telah menghambat bahkan menghentikan aktifitasnya. Sesungguhnya air yang turun ke muka bumi ini adalah rahmat. Tidak taukah mereka bahwa saat hujan adalah waktu yang sangat mustajab (mudah dikabulkan) untuk berdoa? 

Ibnu Qudamah dalam Al Mughni mengatakan, “Dianjurkan untuk berdo’a ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اُطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ ثَلَاثٍ : عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوشِ ، وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ ، وَنُزُولِ الْغَيْثِ
‘Carilah do’a yang mustajab pada tiga keadaan : [1] Bertemunya dua pasukan, [2] Menjelang shalat dilaksanakan, dan [3] Saat hujan turun.”
Begitu juga terdapat hadits dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِ وَ تَحْتَ المَطَرِ
“Dua do’a yang tidak akan ditolak: [1] do’a ketika adzan dan [2] do’a ketika ketika turunnya hujan.“

Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman, 
“Dan Dialah yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah yang Mahapelindung lagi Mahaterpuji.” (QS. Asy-Syu’ara: 28).

Tanpa air, bumi akan mati. Perhatikan kembali firman-Nya, “Dan Dia menyebarkan rahmat-Nya”, hujan itu merupakan rahmat Allah yang dibagikan ke bumi. 

Jikalau air tersebut berubah menjadi banjir ataupun longsor semua itu ada hikmahnya. Hikmah bahwa semua yang terjadi di muka bumi ini adalah karena perbuatan manusia. Tak akan terjadi banjir dan longsor jikalau manusia memanfaatkan bumi dengan bijaksana. Musibah-musibah yang terjadi pada masa-masa ini di beberapa tempat termasuk ayat-ayat (tanda-tanda) kekuasaan yang digunakan untuk menakut-nakuti para hambaNya. Semua yang terjadi di alam ini, (yakni) berupa gempa, longsor, banjir dan peristiwa lain yang menimbulkan bahaya bagi para hamba serta menimbulkan berbagai macam penderitaan, disebabkan oleh perbuatan syirik dan maksiat.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala: “Dan musibah apa saja yang menimpa kalian, maka disebabkan oleh perbuatan tangan kalian sendiri, dan Allah mema'afkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)” (Asy-Syuura : 30)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
“Nikmat apapun yang kamu terima, maka itu dari Allah, dan bencana apa saja yang menimpamu, maka itu karena (kesalahan) dirimu sendiri” (An-Nisaa : 79)

Maka, syukurilah hujan dan tersenyumlah


sumber:
http://www.arrahmah.com/read/2011/11/25/16554-beberapa-amalan-dan-doa-ketika-turun-hujan.html
http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/3408-saat-hujan-turun-kesempatan-emas-untuk-berdoa.html

Kamis, 10 Januari 2013

Doa ketika ada angin kencang

Bismillahirrahmanirrahim

Makassar akhir-akhir ini dilanda hujan deras yang disertai angin yang cukup kencang. Di beberapa wilayah di Sulawesi banyak yang terkena dampak angin kencang bahkan angin puting beliung sehingga menyebabkan banyak pohon tumbang dan rumah-rumah rusak. Selayaknya kita banyak-banyak berdoa kala hujan dan angin kencang. Kita tidak mengetahui apa-apa saja yang diturunkan Allah dan dalam bentuk apa. Begitu besarnya kekuatan Allah memperlihatkan dan memperdengarkan suara angin dalam waktu-waktu seperti ini kepada manusia. Saat seperti ini ada doa yang sunnahnya dibaca ketika ada angin kencang.  

Doa yang dibaca ketika ada angin

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا
”Allahumma innii as’aluka khairaha  wa ’udzu bika min syarriha”
“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu angin yang baik, dan aku berlindung kepada-Mu dari bencananya” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah, lihat Shahih Ibnu Majah 2/1228)
atau membaca
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلْتَ بِهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلْتَ بِهِ
”Allahumma innii as’aluka khairaha  wa khaira maa fiihaa wa khaira maa ursilat  bihi wa ’udzu bika min syarriha wa syarri maa fiihaa wa syarri maa ursilat bihi”
“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu angin yang baik dan kebaikan yang ada di dalamnya. serta kebaikan apa yang Engkau kirimkan dengannya, dan aku berlindung kepada-Mu dari angin yang jelek, dan kejelekan apa yang di dalamnya serta bencana yang dibawanya” (Muttafaq alaih)
Sumber:
Hisnul Muslim oleh Syaikh Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani 

Minggu, 18 November 2012

Doa yang Dibaca Ketika Angin Kencang


Bismillahirrahmanirrahim

Masya Allah akhir-akhir ini beberapa wilayah di Indonesia dilanda hujan deras dan angin kencang. Begitu besarnya kekuatan Allah memperlihatkan dan memperdengarkan suara angin dalam waktu-waktu seperti ini kepada manusia. Banyak-banyaklah berdzikir di tengah hujan. Berikut ada doa yang dibaca ketika ada angin kencang.

Doa yang dibaca ketika ada angin


اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا
”Allahumma innii as’aluka khairaha  wa ’udzu bika min syarriha”
“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu angin yang baik, dan aku berlindung kepada-Mu dari bencananya” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah, lihat Shahih Ibnu Majah 2/1228)
atau membaca
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلْتَ بِهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلْتَ بِهِ
”Allahumma innii as’aluka khairaha  wa khaira maa fiihaa wa khaira maa ursilat  bihi wa ’udzu bika min syarriha wa syarri maa fiihaa wa syarri maa ursilat bihi”
“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu angin yang baik dan kebaikan yang ada di dalamnya. serta kebaikan apa yang Engkau kirimkan dengannya, dan aku berlindung kepada-Mu dari angin yang jelek, dan kejelekan apa yang di dalamnya serta bencana yang dibawanya” (Muttafaq alaih)
Sumber:
Hisnul Muslim oleh Syaikh Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani